Permainanku (ʃƪ˘˘)

Libur telah tiba, libur telah tiba
Hore, hore, hore
Simpanlah tas dan bukumu


Lupakan keluh kesahmu
Libur telah tiba,libur telah tiba
Hatiku gembira

Hai Guys..
          Waktu aku kecil, lagu yang dinyanyikan oleh Tasya ini adalah lagu favoritku, apa lagi sewaktu masa liburan telah datang, itu adalah hal yang sangat membahagiakan bagiku, Terutama masa-masa SD. 

          Kebanyakan anak-anak saat liburan berlibur dengan keluarga, tapi tidak dengan diriku, pergi berlibur bersama keluarga tetap ada, hanya saja tidak terlalu sering di setiap libur tiba. Aku lebih sering menghabiskan hari liburku dengan bermain dari pagi hingga sore bersama teman-teman di daerah rumahku atau di kampung halaman papa (pulang kampung). Karna bagiku inilah saatnya bersenang-senang dengan teman-teman tinggalnya berdekatan tapi terasa jauh karna kesibukan disekolah masing-masing. 

          Masih dibilang masa kecil aku tu sangat membahagiakan, dimana permainan-permainan tradisioanal yang aku mainkan  sangat beragam dan mengasikan. Yang jelas tidak ada satupun permainan yang membahayakan, yaaa paling hanya jatuh atau kepleset. Dan hal yang paling aku senangi, aku dan teman-teman bisa bermain bersama, karna kebanyakan permainan-permainan kami harus dilakukan bersama-sama. 

          Kejar-kejaran, lompat tali, main karet, bulu tangkis, kayang, bersepeda, main layangan, monopoly, cik man cik, ular tangga, cakbur, kasti, kotak pos, main en, bola kaki, main masak-masakan, main dokter-dokteran, main gundu, main tepok tazoz, congkak, tapak rok, sensuik, kotak 9, main gambar, gasing, ging gong, balab tamiya, main kucing-kucingan main sekolah-sekolahan dan berbagai macam permainan kreatif yang aku dan teman-teman ciptakan bersama. Dan dulu aku termaksud anak kecil yang fleksibel, dimana permainan cowok maupun permainan cewek aku jabanin semua hahaha

          Kini aku telah dewasa-setidaknya itu terlihat oleh mata, dan tak semua permainan dulu yang bisa aku mainkan lagi, juga waktu bermainpun berkurang. Hangout, karaokean, hunting dan sebagainya, itu lah yang disebut bermain oleh diriku dan teman-teman2 sepermainanku saat yang banyak disebut orang remaja ini. 

         Melihat era2000 ini, kadang aku merasa kasihan dengan anak-anak pada zaman ini. Dimana dari kecil mereka telah mendapatkan permainan-permainan elektronik yang sebenarnya sangat membahayakan bagi perkembangan otak mereka. Mereka juga sudah bisa mendapatkan fasilitas-fasilitas permainan modren dirumah mereka masing-masing, sehingga sosialisasi merekapun sangat minim, malah kini tak jarang ditemukan sesama tetanggapun tidak saling kenal. 

        Tapi apalah daya, itu semua terpengaruhi oleh perkembangan zaman yang semakin maju. kini hal-hal yang dulu tak mungkin dapat di wujudkan sekejab mata bisa langsung muncul didepan mata, mungkin suatu saat dunia ini akan berubah menajadi seperti abab 21 pada cerita doraemon ( Hanya Berhayal ). Seperti juga yang dikatakan Rasulullah "tidak ada sesuatu yang sempurna didunia", setiap kelebihan yang telah dimiliki, pasti ada kekurangan dibalik itu semua. Dan permainan anak-anak adalah salah satu contoh kecilnya.


Share:

0 komentar