Sahabatku dan mimpinya


Pesawat lepas landas, aku mencoba membuat diriku duduk nyaman. aku melirik suamiku yang mulai berancang-ancang mengambil posisi untuk tidur, dan itu berarti aku takan punya teman mengobrol selama perjalanan ini. Sedangkan pangeran kecil yang ada di pangkuanku ini juga sudah terlelap sejak menaiki pesawat. Aku mencoba mengacak-ngacak tas, berharap ada yang bisa mengisi waktuku, akhirnya aku menemukan mp4 milik suamiku, kupasang hendset di telingaku dan menghidupkan lagu di urutan pertama.

"....Kita slalu berpendapat, kita ini yang terhebat.
Kesombongan dimasa muda yang indah.
aku raja, kaupun raja. aku hitam kaupun hitam.
Arti teman lebih dari sekedar materi... "

Lirik lagu sheila on 7 yang berjudul sahabat sejati ini benar-benar membuat hatiku tersentuh, aku bersenandung kecil,  membuatku terasa kembali ke masa lalu, yaitu masa-masa dimana aku memiliki sahabat sejatiku. 

Aku berjalan menuju sekolahku yang jaraknya sekitar 10 meter dari tempat kendaraan umum berhenti, walau sebenarnya terasa sangat panas, tapi hari ini adalah hari pertama aku duduk di bangku SMA, dan aku pastikan aku tak akan terlambat. Selain itu aku juga harus memastika mendapat bangku paling depan, karna aku sangat bermasalah pada penglihatan. 

Setiba di sekolah aku langsung melihat mading untuk melihat di kelas manakah aku di tempatkan. setelah melihat aku langsung pergi ke kelas tersebut, aku tidak seperti murit-murit lain yang melihat dulu siapa saja teman sekelas mereka, mungkin mereka ada yang sudah berteman atau malas dulu satu SMP, tapi aku tak perlu kawatir soal itu karna aku yakin semuanya ada lah teman baru, karna aku dulu SMP di luar kota. Sampainya di kelas aku bingung, ternyata bukan hanya aku yang berminad duduk di bangku paling depan, tapi aku melihat ada satu bangku depan yang masi kosong. aku melihat bangku itu belum di letaki tas, tapi sudah ada cewek bertubuh kecil yang duduk di sebelahnya. Aku mau langsung duduk di sana, tapi aku takut cewek itu sedang menunggu temannya untuk duduk di sebelahnya, dan akhirnya aku hanya termenung dan menatap bangku itu.

Mungkin dia sadar kalau aku mengincar bangku itu, tiba-tiba dia berdiri dan menghampiriku.
"kamu mau duduk di sebelah aku..??" katanya padaku.
"iyah aku mau, boleh kan...??" mendengar pertanyaan itu aku langsung spontan tersenyum girang.
"ya boleh lah, siapa juga yang ngelarang" jawab cewek itu santai. setelah aku duduk, cewek itu langsung menjulurkan tangannya padaku "kenalin nama aku Loli, nama kamu siapa..??"
"namaku Luci, salam kenal" aku membalas tangannya dan memperkenalkan diriku
"iyah sama-sama luci, semoga kita bisa berteman baik" loli tersenyum lebar padaku, dan akupun membalas perkataannya dengan senyuman hangat. dan itulah awal dari persahabatan kami.

Semenjak saat itu kami benar-benar menjadi teman baik, kami sekelas selama 3 tahun di SMA, dan melewati masa putih abu-abu bersama, malah mungkin kami belum pernah bertengkar sekalipun. Adapun kami berbeda pendapat, entah bagaimana pasti ada salah satu yang selalu mengalah dalam setiap persoalan, begitu juga soal cowok, Pernah dulu aku menyukai seorang cowok, tapi aku bukanlah tipe cewek yang mudah mengungkapkan perasaan. beda dengan loli, dia orangnya blak-blakan. setelah beberapa saat loli bercerita kepadaku kalau dia menyukai cowok itu. sebenarnya aku merasa sangat sedih, tapi aku berusaha mengiklaskannya, karna bagiku lebih baik kehilangan sejuta cowok dari pada seorang teman.

Tiba-tiba suara pemberitahuan bahwa pesawat akan medarat membuyarkan lamunanku. ternyata mengingat masa-masa bersama sahabatku itu bisa menghabiskan waktu selama penerbangan. rasanya sangat degdegan ketika pesawat akan mendarat, karna aku sudah tak sabar bertemu dengan dia. mengingat kami sudah hampir 8 tahun berpisah sejak kami sama-sama wisuda S1 di perguruan tinggi falkutas ekonomi. aku yang langsung melanjutkan S2 di sebuah universitas di jogja sedangkan dia yang menunggu pacarnya lulus S1 di jurusan teknik, harus berpisah. aku dan dia sama-sama tidak bisa menghadiri pernikahan kami karna alasan yang tak bisa di bantah. tapi bukan berarti kami selama 8 tahun tidak saling berkomunikasi.

Akhirnya aku, suami dan anakku menginjakan kaki di Bandar Udara Paris-Charles de Gaulle. Aku dapat kabar, setelah pacarnya lulus S1, dia melanjudkan kuliah di universitas prancis jurusan modeling. dan menikah di sana setelah 2 tahun, yang pasti menikah dengan pacarnya yang sekarang menjadi mantan pacarnya. Dia sangat menyukai paris. Setelah turun pesawat dan menyelesaikan semua urusan administrasi di bandara aku dan keluargaku berangkat dari bandara ke tempat tujuan dengan mobil yang telah di sewakan.

sungguh menabjupkan, rumah ini begitu besar besar, halamannya luas dengan bunga-bunga. aku melihat sosok perempuan berdiri di depan rumah dengan didampingin laki-laki, yang aku rasa suaminya dan sedang menggedong seorang putri yang cantik.

"Luci.... " dia berteriak dan berlari dan langsung memelukku "sumpah, gue kangen lo banget tauk"
"gue juga, dah lama kita nggak pelukan kayak gini" balasku dalam pelukan.
"gue mau liatin sesuatu sama lo" tiba2 loli melepaskan pelukannya dan menarik tanganku. dia mengajakku masuk ke rumahnya di lantai dua, di sana ada 2 pintu besar dan kami memasuki salah satunya. loli membuka pintu kaca yang menuju teras depan dan menarikku kesana.
"ayo ci, apa yang lo liat" loli bertanya padaku sambil tersenyum
"Menara Eiffel dan kota Paris" aku menjawabnya sambil membalas 
senyumannya.
"di lantai ini ada dua kamar, dan satunya lagi kamar lo ci" 
"jadi lo sengaja mempersiapkan semua ini..??
"iyah, biar kita sama2 bisa menikmati indahnya menara itu"
 loli tersenyum sambil menujuk menara eiffel.

Akirnya aku dan loli bisa memandang keindahan paris bersama. mungkin dulu kami hanya memandangi poster besar menara eiffel, tapi tidak untuk sekarang.

Aku sayang kamu sahabaku... :)

Kami yang akan mewujudkannya :D







Share:

4 komentar

  1. Arti teman lebih dari sekedar materi...
    waah,, keren banget.. pengen merangkul kembali teman2 yg selama ini dah mulai jauh...

    BalasHapus
  2. Iya itu lirik lagunya bagus banget... :D
    gara2 denger itu aku bikin cerita ini.
    ayo rangkul lagi, pertemanan itu nggak pernah putus kok... ;D

    BalasHapus
  3. aminn.. semoga terwujud yah ti :)

    BalasHapus
  4. Iyah makasi bg ... :)
    Amiiiin (´ʃƪ`)

    BalasHapus